PRAKTIKUM PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN
Variabel Praktikum
Status Lingkungan Saat Ini:
- Tanaman: Kacang Hijau
- Cahaya: Terang (Auksin Terurai)
- Air: Cukup (Pertumbuhan Lancar)
Visualisasi Pertumbuhan Hari ke-0
Saksikan simulasi perkecambahan kacang hijau (epigeal) dan jagung (hipogeal) di bawah.
Jurnal Observasi Harian
Imbibisi (Penyerapan Air)
Biji menyerap air melalui mikropil. Air memicu aktivitas hormon giberelin untuk memecah dormansi biji dan mengaktifkan enzim hidrolitik guna mencerna cadangan makanan di kotiledon/endosperma.
Kurva Pertumbuhan
Ensiklopedia Fisiologi Tumbuhan
Pelajari konsep dasar perkecambahan, perbedaan monokotil & dikotil, serta cara kerja hormon auksin dalam pertumbuhan sel tanaman.
Apa Itu Perkecambahan?
Perkecambahan merupakan proses awal kehidupan tumbuhan dari embrio yang tertidur di dalam biji (dormansi) menuju tumbuhan kecil yang aktif tumbuh (seedling). Proses ini dimulai dengan masuknya air secara osmosis yang disebut Imbibisi.
Masuknya air memicu pengaktifan hormon giberelin yang mengaktifkan sel-sel aleuron untuk memproduksi enzim hidrolitik seperti amilase. Enzim ini akan memecah pati cadangan makanan dalam kotiledon/endosperma menjadi glukosa siap pakai untuk energi pembelahan sel tanaman baru.
Berdasarkan letak kotiledonnya (keping biji) saat berkecambah, tipe perkecambahan dibagi menjadi dua:
2 Tipe Perkecambahan Utama:
- 1. Epigeal (Contoh: Kacang Hijau) Hipotokil (ruas batang bawah kotiledon) memanjang sangat cepat, mengakibatkan kotiledon terangkat ke atas permukaan tanah. Sangat terlihat pada kacang hijau di mana keping bijinya ikut pecah di atas tanah dan berganti daun pertama.
- 2. Hipogeal (Contoh: Jagung) Epikotil (ruas batang atas kotiledon) memanjang sehingga kotiledon tetap terpendam di dalam tanah. Coleoptile (selubung pelindung daun pertama) akan menembus permukaan tanah sendirian ke atas untuk berfotosintesis.
Fakta Menarik Hormon Auksin (Asam Indol Asetat - IAA)
Auksin adalah hormon utama tanaman yang diproduksi di jaringan meristem apikal (ujung batang dan ujung akar). Auksin sangat rentan terhadap cahaya; cahaya matahari langsung dapat merusak struktur auksin atau menguraikannya menjadi zat tidak aktif.
Etiolasi (Kecambah Monster)
Bila tumbuhan ditaruh di tempat gelap total, konsentrasi auksin di seluruh batang menjadi sangat tinggi karena tidak ada cahaya yang merusaknya. Ini mendorong pemanjangan sel secara ekstrem (etiolasi). Akibatnya, tanaman menjadi sangat tinggi, berwarna pucat kekuningan (klorosis), rapuh, dan kurus karena sintesis klorofil membutuhkan stimulasi cahaya matahari.
Mekanisme Fototropisme
Ketika tanaman menerima cahaya dari satu sisi saja, hormon auksin akan bermigrasi ke sisi yang teduh (tidak terkena cahaya langsung). Konsentrasi tinggi auksin di sisi teduh memicu sel-selnya memanjang lebih cepat daripada sisi terang, menyebabkan tanaman membengkok ke arah datangnya cahaya matahari.
Dominansi Apikal
Auksin menghambat pertumbuhan tunas lateral (tunas samping) sehingga tanaman cenderung tumbuh meninggi ke atas. Apabila ujung tanaman dipotong, dominansi apikal hilang, sehingga tunas samping mulai tumbuh rindang dan bercabang karena pengaruh sitokinin dari akar mendominasi.
Hormon-Hormon Penting Pertumbuhan Tumbuhan
1. Hormon Giberelin (GA)
Berfungsi memicu perkecambahan dengan merangsang sintesis enzim amilase untuk mencerna pati biji. Juga merangsang pembelahan sel, pemanjangan batang secara cepat, serta pembentukan buah tanpa biji (partenokarpi).
2. Hormon Sitokinin
Berperan penting dalam sitokinesis (pembelahan sel). Bekerja berlawanan dengan auksin untuk menstimulasi tunas lateral dan mencegah penuaan daun (senesens) dengan menjaga nutrisi tetap dialirkan ke daun aktif.
3. Gas Etilen
Berperan dalam pematangan buah, pengguguran daun (absisi), dan penebalan batang ketika tanaman mendapat tekanan fisik/mekanik saat bertumbuh di tanah padat.
4. Asam Absisat (ABA)
Hormon penghambat (inhibitor) pertumbuhan. Merangsang penutupan stomata saat kekurangan air dan mempertahankan masa dormansi biji agar biji tidak berkecambah di cuaca buruk/kering.
Uji Pemahaman Biologimu
Evaluasi pemahaman materi mengenai pertumbuhan, perkecambahan, serta pengaruh hormon pertumbuhan melalui 10 soal dengan berbagai tipe variasi.
Soal 1 dari 10
Pilihan GandaSelesaikan Kuis Sekarang?
Anda dapat mengakhiri kuis ini sekarang. Soal yang belum dijawab akan dihitung salah. Apakah Anda yakin?
Selesai! Kerja Bagus!
Kamu telah berhasil menyelesaikan kuis pertumbuhan dan perkecambahan tumbuhan.