SISTEM EKSKRESI MANUSIA DAN BIOPROSES

 


KULIT
Bioproses 
Fungsi Kulit
1. Alat ekskresi keringat.
2. Pertahanan terluar tubuh dari lingkungan yang merugikan.
3. Pengatur suhu dan pengeluaran air tubuh.
4. Tempat penyimpanan cadangan lemak.
5. Alat indra peraba.
Produksi keringat oleh kelenjar keringat ada dibawah pengaturan hipotalamus dan enzim brandikinin yang dirangsang oleh perubahan suhu darah. Keringat keluar melalui kelenjar keringat dan minyak keluar melalui kelenjar sebasea.


PARU-PARU
Bioproses
Paru-paru adalah organ yang mengekskresikan uap air dan karbondioksida yang dihasilkan melalui proses respirasi aerobRespirasi pada mitokondria sel menghasikan
zat sisa yaitu CO2. Karbondioksida berdifusi dari sel menuju kapiler vena lalu dibawa ke alveolus dengan tiga cara: Oleh plasma darah, hemoglobin, dan dengan pertukaran klorida. Karbondioksida dilepaskan darah dan berdifusi melalui alveolus menuju paru-paru, dan keluar dari tubuh melalui ekspirasi.  

HATI
Bioproses
Hati (hepar) adalah organ yang mengekskresikan zat-zat sisa melalui cairan empedu. Cairan empedu dihasilkan oleh hati dan disimpan dalam kantong empedu. 
Fungsi cairan empedu:
1) Mengemulsi lemak.
2) Mengubah zat yang tidak dapat larut dalam air menjadi larut dalam air.
3) Mengaktifkan enzim lipase.
4) Membantu absorpsi lemak di usus.
5) Membuang zat-zat sisa.
6) Mewarnai feses dan urin.
Hati merupakan tempat proses siklus/ pembentukan urea terjadi, dengan bantuan asam amino ornitin. Hati merupakan organ tempat perombakan eritrosit yang sudah tua/rusak menjadi tiga bentuk, yaitu zat besi, globin, dan hemin
Eritrosit yang menjadi hemin diubah menjadi pigmen empedu:
Bilirubin dibawa ke usus halus, lalu dioksidasi menjadi urobilin dan mewarnai feses dan urin. Biliverdin disalurkan ke kantung empedu dan menjadi pigmen empedu. 

GINJAL
Bioproses
Ginjal tersusun atas tiga lapisan:
1) Korteks 
(kulit ginjal), tempat terjadinya filtrasi, terdapat badan Malphigi.
2) Medulla (sumsum ginjal),  
tempat terjadinya reabsorpsi dan augmentasi, terdapat tubulus-tubulus ginjal.
3) Pelvis (rongga ginjal) 
merupakan muara tubulus kolektivus dan hulu ureter.

Komponen Fungsional Ginjal
Ginjal tersusun atas satuan unit fungsional yang disebut nefron.
Glomerulus, adalah kapiler ginjal yang melakukan filtrasi darah.
Kapsula Bowman, adalah kapsul yang berfungsi menampung hasil filtrasi darah.
Kapsula Bowman menyelubungi glomerulus dan memiliki dinding berlumen yang
tersusun atas epitel pipih dan berhubungan dengan tubulus kontortus proksimal.
Tubulus kontortus proksimal, adalah saluran nefron lanjutan kapsula Bowman yang melakukan reabsorpsi.
Lengkung Henle, adalah saluran lanjutan tubulus kontortus proksimal yang berbentuk lengkung dan melakukan reabsorpsi. 
Tubulus kontortus distal, adalah saluran nefron yang melakukan reabsorpsi dan augmentasi.
Tubulus kolektivus (pengumpul), adalah saluran nefron yang mengumpulkan
urin dari nefron-nefron ginjal.  

Mekanisme penyaringan darah menjadi urin oleh Ginjal
1) Filtrasi (penyaringan)
Darah bertekanan tinggi masuk ke dalam glomerulus dan tersaring dengan tidak
meloloskan sel dan protein darah. Filtrasi darah menghasilkan urin primer.
2) Reabsorpsi (penyerapan kembali)
Urin primer yang masih meloloskan zat penting akan diserap kembali oleh kapiler peritubuler. Reabsorpsi terjadi pada tubulus kontortus proksimal ,lengkung Henle, dan tubulus kontortus distal.
Reabsorpsi dilakukan melalui dua cara:
a. Reabsorpsi obligat, yaitu reabsorpsi yang mutlak terjadi, yaitu reabsorpsi air (osmosis) dan glukosa, asam amino, vitamin dan mineral (transpor aktif) pada tubulus kontortus proksimal.
b. Reabsorpsi fakultatif, yaitu reabsorpsi yang terjadi sesuai kebutuhan tertentu, yaitu reabsorpsi air di lengkung Henle, t.k. distal dan tubulus kolektivus. Reabsorpsi urin primer menghasilkan urin sekunder
3) Augmentasi (penambahan)
Urin sekunder kemudian mengalami penambahan zat, seperti urobilin, H+, NH4+, dan urea. Penambahan zat-zat ini memberikan warna dan bau pada urin. Augmentasi menghasilkan urin tersier atau urin sesungguhnya.

Tidak ada komentar untuk "SISTEM EKSKRESI MANUSIA DAN BIOPROSES"