KIR - ANALISA KULIAH DI FK UNSOED 2026

 

Pendidikan itu penting, siapapun gurunya, dimanapun tempatnya, dan apapun materinya. Jenjang pendidikan di Indonesia diawali dengan wajib belajar selama 9 tahun dari tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP. Setelah melewati pendidikan masa SMP berlanjut ke jenjang yang mulai latihan menentukan kesukaan proses belajar yang diinginkan, baik jenjang SMK atau SMA.

SMA Negeri 1 Sokaraja menjadi salah satu pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan setelah SMP. Sekolah ini menjadi satu-satunya sekolah yang menerapkan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) Batik. Sejak pemerintah menerapkan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru berbasis Prestasi, Zonasi, Zonasi Khusus, Perpindahan Orang Tua, Anak Guru, dan Afirmasi menjadikan peningkatan kualitas SDM Murid yang heterogen sekaligus meningkatkan capaian murid dari Capaian Harian, Semester, dan Tahunan.

Salah Satu Alumni terbaiknya yaitu Kak Qaffal Zian Qadsi. Kak Qaffal di terima di Fakultas Kedokteran Unsoed melalui jalur mandir dan penuh perjuangan. Pada momen senggang Kak Qaffal mengisi materi analisa kuliah di Fakultas Kedokteran Unsoed terkait bagaimana awal sampai keterima, adaptasi dengan lingkungan baru, mencari solusi di kultur yang baru sampai akhirnya tetap survive  sampai saat ini.

Dari Kak Qaffal kita belajar ilmu hayati yang spesifik, terutama ilmu tentang tubuh manusia dan berbagai jenis masalah serta solusinya. Dan dunia kuliah pastinya berbeda dengan dunia anak Sekolah Menengah. Untuk kuliah arah belajarnya sudah membangun konsep materi, menjalin relasi, dan mencari peluang terbaik saat berproses.


Tidak ada komentar untuk "KIR - ANALISA KULIAH DI FK UNSOED 2026"